Agensi: Pengertian, Jenis & Contoh

Agensi adalah suatu organisasi yang bertugas untuk memberikan layanan atau memfasilitasi kegiatan tertentu. Agensi dapat berupa badan pemerintah, swasta, atau non-profit yang memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Dalam kegiatan bisnis, retailersi seringkali dipilih oleh perusahaan untuk membantu dalam pengembangan strategi pemasaran, promosi, dan branding.

Jenis-jenis retailersi pun bermacam-macam, mulai dari retailersi periklanan, retailersi komunikasi, retailersi pemasaran, hingga retailersi konsultan manajemen. Selain itu, ada juga retailersi pemerintah yang bertanggung jawab dalam bidang keamanan, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Contoh dari retailersi periklanan adalah Ogilvy & Mather, Leo Burnett, dan Saatchi & Saatchi. Sedangkan contoh retailersi pemerintah adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Pertanian.

Dalam artikel ini, kami akan membahas lebih dalam tentang pengertian, jenis, dan contoh retailersi yang ada di Indonesia. Jangan lewatkan informasi menarik dan bermanfaat seputar retailersi ini. Yuk, baca sampai selesai!

IndoPulsa.Co.id – Agensi: Pengertian, Jenis & Contoh

Instansi adalah lembaga atau organisasi yang mengurus berbagai administrasi yang bertujuan untuk memberikan layanan. Upaya yang dilakukan diharapkan dapat menghasilkan dampak yang bermanfaat dan progresif. Istilah ini biasanya ditujukan kepada badan-badan pemerintah, nasional atau antarbenua di dunia.

Instansi pemerintah atau swasta juga bisa disebut sebagai instansi. Biasanya perbedaan yang signifikan terletak pada tujuan pendirian lembaga tersebut. Dimana tujuan lembaga swasta didirikan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Sementara itu, instansi pemerintah biasanya bertujuan untuk menjalankan fungsi administrasi pemerintahan.

Nah, pengertian retailersi sebagai lembaga atau organisasi sebenarnya masih mengandung banyak arti. Untuk lebih jelasnya mengenai retailersi tersebut, kamu bisa membaca arti lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Institusi?

retailersi adalah badan administrasi umum seperti kantor atau kementerian. Contoh keretaileran menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tingkatan yang berjenjang seperti dalam rapat atau sejenisnya.

Secara umum menurut KBBI, instansi adalah badan pemerintahan umum, namun banyak yang memahami instansi hanya sebagai instansi milik pemerintah saja, sedangkan instansi juga dapat dimiliki oleh pihak swasta.

Ada juga instansi yang tidak dimiliki oleh pemerintah atau merujuk pada lembaga swasta yang dimiliki oleh perorangan, sehingga dapat disimpulkan instansi sebagai lembaga yang dapat dimiliki oleh pemerintah atau swasta.

Instansi Pemerintah vs Instansi Swasta

Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pada pasal 1 angka 15 yang menjelaskan pengertian lembaga pemerintah, lembaga pemerintah adalah kantor pusat dan daerah atau lembaga yang bertanggung jawab kepada pemegang saham dan direktur utama.

Badan pemerintahan mempunyai fungsi penyelenggaraan pemerintahan dalam badan eksekutif seperti pemerintah pusat atau daerah yang termasuk dalam komisi, dewan, dewan yang menerima dana dari APBN atau APBD.

Institusi swasta adalah badan, perusahaan atau individu yang mengacu pada pencapaian keuntungan sebanyak mungkin. Instansi swasta juga mampu menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Badan swasta biasanya dibentuk oleh individu atau kelompok tanpa ada modal dari pemerintah. Baik instansi pemerintah maupun swasta tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari karena sama-sama memiliki tujuan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan tetap mengutamakan keuntungan.

Tipe Agensi Bersama dengan Fungsi & Tanggung Jawab

Badan itu sendiri harus memiliki fokus yang berbeda tergantung pada industri, fungsi dan tanggung jawab yang diemban. Setiap jenis dan fungsi tentunya memberikan perspektif yang berbeda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk itu secara umum pembagian instansi dibagi menjadi 3 kategori yaitu :

1. Badan Vertikal

Instansi vertikal adalah instansi pemerintah non departemen yang memiliki lingkungan kerja di beberapa wilayah atau wilayah administrasi yang berbeda. Tujuan dari vertical retailercy adalah agar lembaga negara dapat dibagi berdasarkan wilayah atau kedudukannya.

Contoh instansi vertikal adalah Polri, Mabes Polri, Polres dan Polsek. Setiap instansi vertikal ini memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda dan memiliki wilayah administrasi masing-masing dengan cakupan yang berbeda-beda.

2. retailer horisontal

Instansi horizontal adalah instansi yang memiliki tugas tersendiri dalam fungsi masing-masing instansi. Instansi horizontal memiliki posisi yang sama atau mirip dan bertujuan untuk memfokuskan institusi pada tugas masing-masing.

Contoh contoh horisontal:

  • Lembaga Hukum
  • Lembaga Peradilan
  • Badan Eksekutif
  • Badan pengawas seperti BPK atau badan pengawas keuangan.

3. Badan Pengawas

Seperti namanya, lembaga pengawas berfungsi untuk mengatur setiap kegiatan hingga transaksi keluar masuk perusahaan atau instansi. Pengawas tentunya memiliki banyak tugas untuk mengawasi bidang kerja tertentu, misalnya pengawasan bidang ekonomi atau bidang pertanian.

Jenis instansi pemerintah

Instansi pemerintah dibagi menjadi instansi pusat dan instansi daerah. Keduanya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Contoh instansi pusat seperti kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, sekretariat lembaga non struktural, sekretariat lembaga negara.

Sedangkan pengurus daerah adalah perangkat daerah di provinsi dan perangkat daerah di kabupaten atau kota yang meliputi sekretariat daerah, sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah, lembaga teknis daerah, dan dinas daerah. Bahkan, masing-masing instansi pemerintah akan dibagi lagi menjadi beberapa jenis instansi pemerintah pusat dan daerah.

Contoh Instansi Pemerintah

  • Kejaksaan Agung
  • Komisi Yudisial
  • BPK atau Badan Pemeriksa Keuangan
  • Badan Meteorologi
  • Klimatologi, & Geofisika atau BMKG
  • BATAN atau Badan Tenaga Nuklir Nasional

Jenis Badan Swasta

Institusi swasta adalah institusi yang memiliki tujuan mencari keuntungan. Lembaga swasta bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan modal yang digunakan pada lembaga swasta berbeda-beda seperti instansi pemerintah. Institusi swasta biasanya memiliki modal dari dan pemilik swasta, peminjam, atau penjualan saham kepada publik.

Contoh lembaga swasta meliputi:

  • Astra Internasional
  • HM Sampoerna
  • Sukses Sejahtera Indofood
  • Bank Central Asia atau BCA

Pro & Kontra Bekerja di Instansi Pemerintah

Mengetahui budaya kerja bagi setiap orang tentunya sangat diperlukan. Hal ini justru dapat membantu Anda beradaptasi dengan berbagai perubahan dan kebijakan yang ada di perusahaan. Nah, berikut beberapa keuntungan bekerja di sektor pemerintahan:

1. Gaji Tetap Dan Jelas

Jika Anda bekerja di instansi pemerintah, Anda tidak perlu khawatir tentang gaji bulanan Anda. Penetapan gaji pegawai yang bekerja di pemerintahan telah diatur dalam undang-undang yang berlaku sehingga nilainya jelas setiap bulan.

2. Mendapatkan Tunjangan Hari Tua atau Uang Pensiun

Keuntungan lainnya adalah Anda bisa mendapatkan tunjangan untuk hari tua atau dana pensiun. Dana ini bisa anda tarik saat anda sudah pensiun atau tidak lagi bekerja di instansi pemerintah sehingga hari tua anda terjamin.

3. Memiliki banyak waktu luang

Sebagai pegawai pemerintah, sebagian dari mereka dapat memiliki waktu luang karena hanya bekerja 5 hari kerja selama 8 jam, berbeda dengan pekerja swasta yang bekerja 8 jam atau lebih.

4. Jenjang Karir yang Jelas

Pekerjaan ini diatur oleh undang-undang, sehingga pekerja juga mendapatkan jenjang karir yang jelas sehingga mereka dipromosikan setiap beberapa periode.

Kerugian Bekerja di Instansi Pemerintah

Selain kelebihan tentunya ada kekurangannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bekerja di pemerintahan, terutama kekurangan yang bisa diperhitungkan. Berikut adalah beberapa hal yang tidak fleksibel untuk diubah:

1. Tidak Bisa Negosiasi Gaji

Karena gaji pegawai pemerintah diatur oleh undang-undang, Anda tidak dapat mendiskusikan atau menegosiasikan gaji nominal yang lebih tinggi.

2. Birokrasi

Menjadi pejabat pemerintah berarti Anda terikat oleh birokrasi, yang mungkin tidak cocok untuk Anda secara pribadi. Hal ini terkadang membuat Anda merasa tidak nyaman dalam melakukan pekerjaan.

3. Gaji yang wajar

Karena sulitnya negosiasi gaji, gaji pokok Anda rata-rata. Biasanya, manfaat dan insentiflah yang membantu Anda menghasilkan lebih banyak.

4. Sulit Dikembangkan

Karena terikat dengan birokrasi, pegawai harus menaati peraturan yang telah ditetapkan. Jadi, Anda tidak bisa dipromosikan dengan mudah. Ada beberapa hal yang perlu Anda upayakan, misalnya dalam hal pendidikan lanjutan hingga beberapa kursus keterampilan.

Kelebihan & Kekurangan Karyawan Institusi Swasta

Seringkali, menjadi pegawai sebuah instansi swasta tidak diperhatikan oleh banyak orang karena tidak disediakan asuransi hari tua. Namun, sebenarnya Anda tidak perlu takut karena sekarang sudah ada BPJS Kesehatan.

1. Gaji Lebih Besar

Gaji lebih besar dan bisa bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang diinginkan sesuai kemampuan atau keterampilan. Anda dapat memiliki lebih banyak tabungan investasi.

2. Pengembangan Diri

Mudah untuk maju karena perusahaan akan membebaskan karyawannya untuk bekerja dan mengembangkan soft skill dan hard skill mereka.

3. Penghasilan Tambahan

Bisa lebih semangat bekerja untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bekerja di instansi swasta dapat memberikan insentif yang lebih besar terutama bila target yang Anda capai selalu terpenuhi.

4. Peringkat Lebih Tinggi

Beberapa instansi swasta memiliki proses promosi yang lebih cepat karena kebanyakan perusahaan saat ini mengutamakan kinerja dan kecepatan. Sehingga kecenderungan peningkatan karir juga meningkat.

Kurangnya Petugas Swasta

Menjadi pegawai swasta tentunya memiliki beberapa kekurangan, berikut beberapa kekurangan yang kemungkinan besar bisa mulai Anda atasi sejak awal.

  • Tidak mendapatkan dana pensiun. Padahal dengan tidak mendapatkan dana pensiun, Anda bisa mengumpulkan uang dengan mencari dana tambahan melalui usaha kecil yang tidak memiliki banyak pesaing.
  • Memiliki jam kerja yang tidak teratur. Ada beberapa
  • Ada kemungkinan dipecat

Begitulah Instansi mendefinisikan jenis dan keuntungan menjadi pegawai di instansi pemerintah dan swasta. Jika Anda merasa gaji pegawai instansi pemerintah rendah, maka Anda bisa menambah penghasilan dengan membangun bisnis UMKM.

Membangun Bisnis Smart Aging Financial Solutions

Agensi merupakan sebuah organisasi atau lembaga yang bertugas untuk mencari dan mempertemukan klien dengan penyedia jasa atau produk tertentu. Ada beberapa jenis retailersi, seperti retailersi periklanan, retailersi event, dan retailersi talent. Contoh retailersi yang terkenal di Indonesia adalah Indopulsa. Kunjungi https://www.indopulsa.co.id untuk informasi lebih lanjut.

indopulsa logo

Aplikasi jual pulsa & kuota paling murah, voucher game, emoney / uang elektronik, token listrik, voucher internet, tv dan bayar tagihan online paling lengkap di Indonesia dengan sistem satu saldo deposit untuk semua layanan.

Contact

PT. KIOS PULSA INDONESIA

Nguntoronadi RT25 RW01, Kec. Nguntoronadi Kab. Magetan, Jawa Timur 63383